Swansea Harusnya Datangkan Franco Di Santo

Franco DI Santo - bursapemainbola.com

Berita Piala Dunia – Franco Di Santo, nama yang bermain baik bagi Wigan Athletic musim lalu, kendati mereka degradasi untuk pertama kalinya sejak tahun 2006. Di Santo memiliki kontrak yang akan berakhir musim ini. mungkin dia tak akan menjadi buruan utama klub top di Liga Premier Inggris. Namun klub seperti Swansea City adalah tempat yang sangat cocok baginya dan gaya sepakbola yang diusung oleh Michael Laudrup adalah sarana ekspresi terbaik baginya. Di Santo adalah pemain depan yang bisa bermain di posisi target man dan penyerang sayap, serta winger yang bisa cut inside. Dengan tambahan kepercayaan diri, pemain ini bisa menjadi opsi yang hebat bagi tim yang berada di Liga Premier Inggris. Swansea membutuhkan pemain tambahan karena musim depan mereka bermain di Liga Europa, jadwal padat yang berbahaya bila tak disiasati dengan cerdik.

Swansea akan bermain dalam jumlah pertandingan yang banyak musim depan dan mereka butuh beberapa tambahan nama untuk back up permainan, prestasi bagi klub yang baru bermain di Liga Premier Inggris harus dipertahankan. Michu adalah transfer terbaik yang dilakukan Swansea musim lalu dan dia membuktikan kemampuannya bisa menjinakkan pertahanan tim lain di Liga Premier Inggris. Rekening golnya di musim pertama mencapai 22 gol di semua kompetisi, Swansea dibawanya ke tempat yang aman dan nyaman serta menjuarai Piala Liga dengan mengandaskan Chelsea di semifinal. Michu butuh pendamping sejak Danny Graham dan Scott Sinclair meninggalkan Liverty Stadium, dia seorang menjadi pemain yang bertanggung jawab memikul beban di lini depan. bila di Santo datang ke Liberty Stadium dia akan cock bermain dalam formasi 4 – 2 – 3 – 1, dia juga bisa membawa bola dan menahan bola sembari menuggu reakan-rekan dibelakangnya mengisi ruang kosong yang tersedia di area pertahanan lawan. Berita Piala Dunia

Di Santo tak memiliki rekor gol yang luar biasa di Liga Premier Inggris tapi selama itu dia belum memiliki keprcayaan diri. Di Wigan Athletic, Roberto Martinez memberinya kesempatan di tim utama tapi terkadang dia bermain melebar dan juga sebagai target man. Dia lebih baik saat berperan sebagai pendribble bola di belakang striker utama. Bahkan dalam formasi 4231, saat seorang pemain di lini depan berperan sebagai pencetak gol, Michu datang dengan gayanya sendiri, dia bisa juga bermain ke dapam untuk menerima bola. Dengan menjaga bola tetap di kakinya, pergerakan Michu akan menciptakan ruang bagi pemain lain untuk menerima umpan atau mencetak gol. Pendeknya, Michu menambah keluwesan dan dimensi yang berbeda dalam penyerangan Swansea. Di Santo adalah pemain yang bisa mencetak gol bila ditempatkan dalam posisi yang tepat.

Saat bermain away di Europa Leauge, tak mudah untuk memainkan skuad utama di pertandingan Kamis malam lantas memakainya kembali di hari Sabtu siang. Inilah penyebab Swansea sangat membutuhkan tambahan pemain baru. Jadwal yang ketat akan menambah tekanan pada pemain, termasuk di bulan Januari, belum lagi dengan adanya kemungkinan pemain inti yang mengalami cedera. Bila hal ini yang terjadi, Swansea pasti menghadapi masalah besar karena skuad mereka sudah tipis.

Sementara di Santo layak mendapatkan kesempatan bermain di Liga Premier Inggris karena dia baru berumur 24 tahun, dua tahun lagi dia pasti akan mengeluarkan kemampuan terbaiknya di kancah persepakbolaan liga inggris. Swansea bisa memasukkan namanya dalam daftar belanja. Swansea bisa membeli pemain lain yang hanya butuh beberapa juta pounds tapi pemain seperti di Santo, laiknya berlian yang belum diasah, perlu diberi kesempatan. Berlian yang gratis, siapa yang tak mau? Berita Piala Dunia