Pemain Pemain Terburuk di Liga Premier Inggris part 1

Luis Nani - bursapemainbola.com

Bursa Pemain Bola – Manchester United sudah memastikan gelar juara Liga Premier inggris di tiga pekan terakhir liga. Tak terasa bahwa momen tersebut sudah sebulan yang lalu. Pemilihan permain terbaik versi PFA juga sudah dilakukan oleh pemain, begitu juga dengan pemilihan pemain terbaik versi asosiasi wartawan. Secara khusus di masing-masing klub juga sudah dilakukan voting pemain terbaik dari pemain dan fans.

Namun kita tak akan membicarakan pemain terbaik. Seperti kata orang jaman dulu, harus ada cambuk yang harus kita lecutkan pada mereka yang tampil buruk. Dengan harapan nama-nama yang disebutkan kelak bisa tampil lebih baik lagi, mari kita bedah satu per satu.

Luis Nani – Manchester United

Nani adalah pemain dengan skill yang luar biasa, bila dalam harinya, dia bisa mengecoh bek manapun dengan tingkat kesulitan sesulit apapun, dia bisa mencetak gol dari tendangan jarak jauh, kaki kiri dan kanan, dia bisa mengumpan dengan baik. Nani selalu punya efek magic dalam sentuhannya. Ya, seperti yang saya bilang, ketika ‘harinya’. Itu berarti Nani tak pernah tampil dengan konsisten sepanjang musim. Dia akan mengeluarkan magic di satu pertandingan lalu bermain seperti orang linglung di pertandingan pertandingan lain.

Awal musim ini, apalagi setelah Euro 2012 berakhir, Nani diprediksi akan tampil gemilang. Penampilannya yang konsisten dalam seluruh pertandingan Euro yang dijalani Portugal membuat segenap pendukung Manchester United mempercayai Nani telah sembuh dari penyakit inkonsisten yang akut beberapa musim belakangan.

Ups, sebulan menjelang kick-off, ternyata Nani sudah membuat Old Trafford heboh. Dia meminta kenaikan gaji yang begitu besar dan di saat bersamaan klub akan mempertimbangkannya. Ketika tampil dilapangan, nilai kontrak baru yang diminta Nani jauh tak sebanding dengan penampilan yang ditunjukkan dilapangan. Bursa Pemain Bola

Nani lebih sering membuat kesalahan yang tak penting, dia terlihat seperti pemain yang malas dan lupa caranya bermain bola dalam sebuah tim. Memang ada beberapa momen bagus, tapi bila dicermati, satu momen bagus Nani berharga sepuluh pertandingan. Dia hanya tampil bagus sekali dalam beberapa match yang dilakoni. Walhasil Nani sering terlihat berada di bangku cadangan.

 Antonio Valencia – Manchester United

Valencia yang ini bukan el che dari kota Valencia. Dibeli untuk menggantikan Cristiano Ronaldo yang pindah ke Real Madrid, Valencia menjadi pemain yang paling konsisten semanjak kedatangannya. Valencia bukan pemain yang bisa berada dimana-mana seperti Ronaldo, tapi dia tampil sangat konsisten dalam menyuplai serangan dari sayap kanan. Musim 2011/2012 adalah musim terbaiknya selama memperkuat Manchester United, meski klub tempatnya bermain sempat dihancurkan 1-6 oleh Manchester City, tapi Valencia menerbangkan United dalam kejar-kejaran yang sangat seru dengan Manchester City , United bahkan hanya kalah selisih gol!.

Syahdan, waktu pun terus berputar, semua yang ada di dunia harus mengalami naik turunnya kehidupan. Semua harus tunduk pada sang waktu, apel yang menguning dalam hitungan menit, es krim yang meleleh dalam hitungan detik, telur yang menetas dalam jangka waktu beberapa minggu, dan skill Antonio Valencia dalam mengelabui musuh seolah lenyap tak berbekas dalam semusim.

Setelah mengalami puncak permainannya di musim 2011/2012 dan menjadi pemain terbaik Manchester United di musim yang sama, Valencia menatap musim baru dengan optimism. Apalagi optimism yang baru dengan jersey keramat #7 yang dipercayakan padanya – awalnya Kagawa yang ditawari, tapi pemain Jepang menolak, dan akhirnya Valencia yang mengajukan diri – apa lacur harapan tinggal harapan.

Penampilan Valencia musim lalu, meskipun sering menjadi starter bukanlah standar winger dari tim sekelas Manchester United. Bahkan penampilan Valencia musim lalu masih dibawah standar seorang Antonio Valencia.

Bila Nani terlihat seperti orang yang linglung di lapangan, maka Valencia terlihat seperti orang bebal. Berkali-kali dia mencoba mengelabui trik yang sudah diketahui oleh lawan. triknya selalu sama, menghadapi lawan, gocek ke kanan, dan adu sprint, dilakukan berulang-ulang. Trik yang lebih mirip pergerakan robot tentu sangat mudah dihafal oleh bek-bek lawan yang pintar mengawal dia tetap berada di sisi kanan luar lapangan. Valencia berkali-kali gagal melewati lawan dan berkali-kali melakukan umpan silang yang tepat sasaran. Oh, kegagalannya tersebut tak membuatnya memikirkan trik lain. Bebal.

Cukup untuk part 1 ..

Bersambung…..Bursa Pemain Bola