Mario Balotelli Frustasi Dengan Wasit Derby Della Madonnina

Mario Balotelli Frustasi Dengan Wasit Derby Della Madonnina

Mario Balotelli Frustasi Dengan Wasit Derby Della Madonnina – Penyerang andalan AC Milan Mario Balotelli mengakhiri pertandingan melawan Inter dengan caci maki terhadap wasit. Kekalahan tipis 1-0 dari tim besutan Walter Mazzarri itu membuat Balotelli sedikit frustrasi atas perlakuan sang hakim lapangan hijau.

Hasil buruk dari Inter tentu saja membuat Rossoneri hanya memiliki selisih lima angka dari tim penghuni degradasi pada musim ini.

Gol penentu terjadi pada menit ke-86 dan ditorehkan oleh sontekan brilian dari Rodrigo Palacio, namun hal yang mengganggu mantan penyerang Manchester City itu lebih banyak terjadi pelanggaran kepada dirinya di sepanjang laga yang luput dari pengamatan wasit.

Entah karena frustrasi dan tertekan, Balotelli harus mengantongi kartu kuning karena terus melakukan protes kepada wasit dan ia mengungkapkan kekesalannya itu melalui situs jejaring sosial Twitter miliknya terhadap sejumlah keputusan wasit.

Sementara pelatih Massimiliano Allegri mengaku sangat heran dan mempertanyakan keputusan wasit yang dianggapnya bukan dalam laga melawan Inter saja, melainkan sejak perhelatan musim kompetisi bergulir.

“Kami harus akui bahwa sebenarnya tim asuhan saya bermain lebih baik, tetapi kecolongan karena gol yang hebat dari seorang Palacio. Tadinya saya ingin memasukan Mexes, tetapi apa daya bola dalam keadaan berjalan sebelum gol itu tercipta,” tandas sang pelatih, Massimiliano Allegri.

Ia melanjutkan: “Seakan tim kami tampil layaknya sebuah kriminal, yang mendapatkan pelanggaran dan jumlah kartu lebih banyak dibandingkan tim lawan. Meskipun untuk kesekian kalinya kami kembali mengantongi kartu merah. Saya benar-benar terganggu dengan apa yang saya saksikan di atas lapangan.”

Allegri mengakui bahwa kekalahaan itu sekaligus membuat perbedaan 27 angka dengan sang jawara Juventus semakin sulit dikejar, namun pihaknya berharap sebuah hasil yang baik selepas Tahun Baru mendatang.

“Mereka berada di jalur yang teratas saat ini,” tandas Allegri. “Juve melakukan perjalanan yang sangat mengesankan pada tahun ini dan hal yang dapat kami lakukan adalah memetik kemenangan di setiap pertandingan. kami juga akan berjuang penuh di babak 16 besar Liga Champions, dan kami merupakan wakil Italia satu-satunya tahun ini, dan juga peluang terbuka di Coppa Italia.

“Walaupun kami memiliki perbedaan lima angka dengan tim yang menempati zona degradasi pada musim ini, saya yakin tahun 2014 akan membawa banyak perubahan.”

Sementara harapan disandingkan oleh presiden Inter Erick Thohir, yang menyaksikan langsung dua pertandingan Derby sekaligus yang diakhiri dengan sebuah kemenangan.

Sejak pengusaha asal Indonesia itu mengambil alih Inter Milan, tim besutan Walter Mazzarri belum pernah mengantongi kemenangan, namun telur itu pecah di saat Inter malah menghadapi rival terberat satu kota, Milan.

Tidak hanya itu, sehari sebelumnya Thohir juga menyaksikan penampilan tim Primavera yang menggelar laga Derby dengan Milan, yang juga berakhir untuk kemenangan Nerazzurri dengan skor 3-1 dalam ajang Coppa Italia Yunior.

“Belum pernah saya menyaksikan dua kemenangan sekaligus dalam laga Derby,” puji Thohir, kepada media Italia.

“Tentu saja pahlawan dari semuanya ini adalah pelatih, semua pemain, dan juga para pendukung, dan bukan saya. karena saya hanya bagian terkecil di dalam tim ini.”

Bursa transfer awal tahun ini juga akan dimanfaatkan oleh Thohir untuk menambah ketajaman lini depannya dan perubahan akan terjadi dalam waktu dekat.

“Saya sudah berbicara dengan Mazzarri dan para pemain. Saya mempercayai mereka dan jika mereka mempercayai diri sendiri, maka saya rasa mereka dapat bersaing.

 “Tentu saja ada beberapa titik yang harus kami lakukan perubahan. Kami harus berhati-hati, dan tidak ingin pembelian pada bursa transfer Januari menjadi bumerang di dalam tim. Saya akan kembali ke Milan pada Januari.”