Bursa Pemain Bola Loyalnya Paul Scholes

Loyalnya Paul Scholes

Bursa Pemain Bola Loyalnya Paul Scholes – Paul Scholes menjadi salah satu gelandang Inggris dan Manchester United di era 90-an hingga ke akhir kariernya sebagai pemain bola. Scholes termasuk ke dalam generasi emas Fergie’s Babes bersama Ryan Giggs, Neville bersaudara dan juga David Beckham. Kehadiran sosok Scholes memang membuat lini tengah United lebih hidup dan juga mampu bermain maksimal. Lihat saja bagaimana Fergie sampai harus membujuk salah satu pemain kesayangannya ini untuk kembali ke lapangan hijau setelah memutuskan pensiun pada awal musim. Hal ini tentu saja membuktikan peran Scholes di skuad United.

Ketika membela United, tidak jarang banyak klub-klub raksasa Eropa menginginkan pemain United ini untuk membela dan hengkang dari Old Trafford. Bahkan Inter Milan yang dipimpin Massimo Moratti beberapa kali hendak memboyong Paul Scholes ke Giuseppe Meazza. Namun persoalan harga memang menjadi penghambat langkah Inter guna mendapatkan gelandang Inggris ini. Dan yang paling membuat Moratti angkat topi dan semakin respek kepada Scholes adalah rasa loyal dirinya kepada Manchester United pada saat itu. Ketika banyak pemain memilih hengkang ke klub yang berani membayar dan menggaji jauh lebih besar dari yang ia terima, Scholes justru sebaliknya.

Moratti mengungkapkan alasan mengapa dirinya gagal memboyong Scholes ke Inter pada masa-masa jayanya Moratti di skuad La Beneamata tersebut. Saat itu Inter memiliki dana yang tidak terbatas. Bahkan Moratti memberikan cek kosong kepada Manchester United agar mereka isi sendiri sesuai dengan keinginan mereka. Sontak hal ini membuat United mempersilahkan pihak Inter guna berbicara langsung dengan Scholes. Namun Moratti cukup terkejut dengan jawaban dari Scholes yang menurutnya sangat simpel namun mengena di dalam hati Moratti.

Pada saat itu Scholes hanya menjawab bahwa jika Moratti ingin dirinya bermain untuk Moratti, maka Presiden Inter harus membeli Manchester United. Jawaban Scholes tentu saja membuat Moratti patah hati sekaligus menaruh respek yang sangat besar kepada salah satu gelandang terbaik Inggris. Moratti mengatakan bahwa yang membuat sulit negosiasi adalah Scholes tidak mempunyai agen yang biasanya mengurusi kontrak pemain. Otomatis semua permasalahan kontrak diselesaikan sendiri oleh Scholes.

Penolakan halus dan juga pernyataan sederhana Scholes ini tentu membuat kubu United akhirnya menolak untuk menjual mantan anak didiknya ini. Dan Moratti sendiri akhirnya pulang ke Milan dengan tangan hampa. Moratti sendiri beberapa waktu lalu mengatakan bahwa Scholes adalah salah satu pemain hebat dan berkepribadian menarik ketika sang pemain memutuskan untuk pensiun dari lapangan hijau. Moratti menambahkan bahwa United sangat beruntung memiliki pemain sekaliber Scholes ini diskuad Setan Merah. Tentus aja pernyataan Moratti tersebut tidak lepas dari penolakan Scholes untuk membela panji Inter Bursa Pemain Bola.