Bursa Pemain Bola Klub Kaya Saling Berbagi

Bursa Pemain Bola Klub Kaya Saling Berbagi

Bursa Pemain Bola Klub Kaya Saling Berbagi – Klub kaya baru Prancis yang sekarang ini hampir menguasai Ligue 1, Paris St Germain dan juga AS Monaco, saling berbagi pada laga big match yang mempertemukan kedua tim di stadion Parc Des Princess kandang PSG. Kedua tim sama-sama berbagi angka setelah hanya mampu bermain imbang di laga tersebut. Skor akhir 1-1 tentu saja membuat posisi mereka tidak berubah di klasemen sementara Ligue 1 ini. Monaco tetap berada di posisi puncak, sementara PSG hanya naik ke posisi 2 menggeser St Etienne yang gagal meraih kemenangan melawan Toulouse.

Laga panas ini memang sudah dinantikan oleh publik pecinta sepak bola di dunia. Pasalnya baik PSG dan juga AS Monaco sama-sama sudah membelanjakan dana besar untuk merekrut para pemain bintang guna membawa tim mereka meraih gelar juara Ligue 1 dan berprestasi di Eropa. Tentu saja duel ini menjadi duel mega bintang dan juga duel ratusan juta euro yang menawarkan laga ketat sejak peluit dibunyikan. Dan benar saja, laga di Parc Des Princess ini benar-benar ketat dan juga saling berburu serangan sejak menit awal.

Zlatan Ibrahimovic mencatatkan namanya di papan skor pada menit-menit awal tepatnya di menit ke 5. Sementara untuk AS Monaco, Radamel Falcao yang berhasil mencatatkan namanya di papan skor saat laga memasuki menit ke 20. Selepas gol Falcao, tidak ada lagi gol yang tercipta pada laga tersebut. Hingga akhir laga sendiri kedudukan tetap imbang 1-1 dan membuat posisi PSG naik setingkat dan hanya berbeda 2 poin dari Monaco yang mantap di posisi puncak ini.

Paris St Germain memang terlihat belum begitu padu. Beberapa nama besar seperti Zlatan Ibrahimovic, Ezequiel Lavezzi dan juga Edinson Cavani di lini depan PSG ini, terlihat masih belum bisa membaca pergerakan rekan sendiri. Ibra kadang harus mengalah untuk turun ke lapangan guna menjemput bola dan mengalirkannya ke Cavani atau Lavezzi. Ibra sendiri memang bisa berposisi sebagai gelandang serang atau playmaker guna membuka ruang di lini belakang lawan dan mengirmkan umpan ke Cavani atau juga Lavezzi yang tentu saja siap untuk menyambut bola. Belum lagi sektor tengah PSG yang lebih banyak dikuasai gelandang tengah seperti Marco Verratti, Blaise Matuidi dan Thiago Motta. Tidak ada sosok play maker murni yang bisa membantu serangan PSG.

Sementara di AS Monaco, Claudio Ranieri hanya menempatkan Radamel Falcao dan menumpuk pemain di lini tengah dimana terdapat 5 pemain guna menekan lini tengah PSG. Dan terbukti strategi ini cukup sukses dan berhasil meredam permainan anak asuh Laurent Blanc ini pada laga big match tersebut Bursa Pemain Bola.