Bursa Pemain Bola Goetze Didenda Karena Kesalahan Sponsor

Mario Götze's Nike fashion faux-pas at Bayern Munich unveiling - video

Bursa Pemain Bola Goetze Didenda Karena Kesalahan Sponsor – Beginilah bila sepakbola sudah menjadi dunia industri yang mapan. Sebagai salah satu contoh terbaru, bintang muda tim nasional Jerman Mario Goetze dikenai denda oleh pihak klubnya Bayern Muenchen karena kesalahan menggunakan kostum sponsor yang merupakan salah satu kompetitor klub Bavaria tersebut.

Goetze, 21 tahun, telah melakukan pelanggaran dari sponsor sejak perpindahannya senilai 37 juta euro dari Borussia Dortmund ke Bayern Muenchen pada musim panas lalu.

Selama mengikuti konferensi pers untuk pertama kalinya bagi Bayern Muenchen, ia terlihat mengenakan kaos dengan logo swoosh yang merupakan ciri khas Nike, meskipun klub raksasa Bundesliga itu mengikat kontrak untuk perusahaan olahraga terkemuka Jerman, Adidas, yang kebetulan juga memegang saham 10 persen di klub tersebut.

Insiden, yang dijuluki Nikegate oleh sejumlah media di Jerman, menyita banyak perhatian dan alhasil Goetze pun harus rela menerima denda mencapai 20 ribu euro oleh Bayern Muenchen, atas keteledorannya itu.

Bahkan selama kualifikasi Piala Dunia 2014 yang terakhir, media di Jerman mengeluarkan sebuah gambar di mana Goetze mengenakan kostum olahraga Nike dan bukan sponsor resmi tim nasional Jerman yang didukung penuh oleh Adidas sebagai pemasok utama segala jenis apparel dan kebutuhan timnas lainnya.

Hal itu untuk kesekian kalinya menjadi perhatian bagi seluruh jajaran pengurus tim nasional, di mana Goetze kembali melakukan kesalahan dengan menempatkan sponsor pribadi diatas kepentingan sponsor tim nasional.

Manajer tim nasional Jerman, Oliver Bierhoff, mengaku tidak terlalu senang dengan insiden itu, dan dengan mengatakan: “Ini seharusnya tidak terjadi lagi di waktu mendatang.”

Goetze mengakui kesalahan tersebut mutlak dilakukan olehnya, dan mengatakan bahwa ia perlu menggunakan kaos kaki tambahan karena cedera yang dialami olehnya baru-baru ini.

“Saya sama sekali tidak memiliki niatan untuk melakukan provokasi atau mengiklankan sebuah produk tertentu,” keluhnya. “Saya bisa menjanjikan satu hal: Ini tidak akan terjadi lagi kepada saya di waktu yang akan datang.”

Dalam wawancaranya dengan media di Britania Raya, Rummenigge turut angkat bicara dengan menyuarakan keprihatinannya kepada pemain muda harapan Jerman bahwa Mario Goetze telah dimanipulasi oleh sponsor pribadinya.

Ketika ditanyakan apakah ia menduga hal itu dilakukan atas dasar tujuan tertentu, Rummenigge mengatakan: “Bisa saja terjadi. Saya tidak tahu. Mungkin ini lebih dikarenakan faktor sponsor yang memiliki niatan tertentu. Saya sama sekali tidak dapat membayangkan hal itu.

“Tetapi dia seharusnya tidak membiarkan siapa pun untuk menyalahgunakan dia. Itu akan menjadi saran saya untuknya.”

Perseteruan antara dua produk olahraga terkemuka di dunia memang sudah bukan rahasia umum lagi, bahkan hal ini berimbas kepada sejumlah klub yang turut disponsori baik oleh Nike maupun Adidas.

Seperti di kancah La Liga, di mana dua klub raksasa Barcelona dan Real Madrid menjadi salah satu saksi penting atas persaingan produk mereka, di mana tim asuhan Gerardo Martino dikuasai oleh Nike, sementara Adidas menguasai Real Madrid sepenuhnya Bursa Pemain Bola