Bursa Pemain Bola Djukic Akui Timnya Sulit Menahan Emosi

Bursa Pemain Bola Djukic Akui Timnya Sulit Menahan Emosi

Bursa Pemain Bola Djukic Akui Timnya Sulit Menahan Emosi – Miroslav Djukic mengakui kekalahan timnya dari Swansea City di ajang Liga Europa tidak terlepas karena faktor emosi berlebihan. Sang pelatih menyaksikan kekalahan memalukan tiga gol tanpa balas dihadapan pendukungnya yang memadati Mestalla di ajang partai perdana Liga Europa musim 2013/14.

Ketiga gol tim tamu dilesakkan oleh Wilfried Bony, Michu dan Jonathan de Guzman, sekaligus memastikan kemenangan tim asal Wales yang berpartisipasi di Liga Premier bersama Cardiff City, setelah gelandang Adil Rami menerima kartu merah langsung di menit-menit perdana.

Dan bagi Djukic kekalahan ini menyusul hasil buruk dalam empat pertandingan terakhir dan sang pelatih mengakui tidak akan ada perubahan cepat untuk menyelesaikan permasalahan timnya.

“Tim ini bertanding menghadapi Swansea dengan maksud ingin mengakhiri masa-masa buruk, tetapi dalam 10 menit pertama kami sudah kekurangan satu pemain setelah Adil Rami menerima kartu merah dan ternyata mengubah segala sesuatunya bagi kami,” ungkap sang pelatih.

“Tim ini sama sekali tidak dapat mengontrol emosinya dan bahkan sangat lemah untuk mengendalikannya Bursa Pemain Bola.

“Pada saat ini, anda dapat melihat tim ini tampil kuat baik dari segi bertahan maupun menyerang dan ini merupakan masa-masa sulit bagi kami. Saya merasa mampu membalikkan situasi. Kami tidak memiliki pilihan selain terus bekerja keras dan berjuang, karena tidak ada seorang pun yang memiliki tongkat ajaib untuk memperbaiki situasi ini.”

El Che kebobolan tiga gol dari masing-masing empat pertandingan terakhir mereka, dan hanya mampu mencetak empat gol secara keseluruhan, tetapi Djukic menegaskan ia tidak akan menyalahkan pemain-pemainnya.

“Karena saya berada di perahu yang sama. Saya tidak dapat mengatakan tim ini tampil buruk dan saya yang baik. Saya dapat memahami dengan baik para pendukung tentu tidak menyukai penampilan kami, bahwa mereka menyoraki dan meneriaki kami,” lanjut Djukic.

“Kami hanya khawatir tidak dapat membangun citra yang baik. Saya merasa sangat sedih karena tim ini memiliki komposisi pemain-pemain terbaik dan kami tidak melakukan segala sesuatunya dengan baik.”

Kapten klub Ever Banega meyakini gol perdana dan kartu merah di menit-menit awal membuat timnya kesulitan untuk mengembangkan permainan di Mestalla, namun ia menekankan pentingnya melihat ke depan dan melupakan kekalahan dalam waktu singkat.

“Kami berada dalam momen buruk dan situasi yang sulit, tetapi kami harus terus melihat ke depan,” ungkap pemain berkebangsaan Argentina. “Kami mengawali dengan baik, tetapi satu pemain keluar dan di samping semua gol yang tercipta, Swansea benar-benar merepotkan kami secara keseluruhan.”

Sementara itu, Sergio Canales meminta kepada rekan-rekannya untuk mengembalikan harga diri timnya dengan mengalahkan Sevilla dalam pertandingan akhir pekan ini, setelah merasakan kekalahan yang menyesakkan dari Swansea dihadapan pendukungnya.

“Saat ini kami seperti berada dalam sebuah lorong, dan kami harus menggapai dengan kekuatan lebih untuk mencapainya,” ungkap Canales Bursa Pemain Bola.